Kamis, 01 November 2012

jual peralatan servis laptop - thermometer

Product Name: Thermometers
Brand: Airsource
* Large and clear digital temperature display, read to data accurately;
* Compact Size: Convenient to carry and saves workspace;
* 9V dry battery ( alkaline cell recommended) ;
* Weight: Around 115g ( excluding battery) ;
* Measurement tolerance: + / -3( between 300 and 600) + / -5( Other than above) ;
* Applicable sensor: K ( CA) type thermocouple,
* CA wire sensor for lead-free solder/ 10pcs;
* Outline dimensions: : 68 ( W) x 140 ( H) x 38 ( D) mm.


yang minat bisa email yulius.eka@gmail.com atau sms 081514775335

jual peralatan servis laptop - vacuum pick-up pen

Vacuum pick-up pen
Product Name: Vacuum pick-up pen
Brand: Airsource
Vacuum pick-up pen

yang minat bisa email yulius.eka@gmail.com atau sms 081514775335

jual peralatan servis laptop - vacuum handling tool

Vacuum Handling Tool
Product Name: Vacuum Handling Tool
Brand: Airsource

Selection of four probes with vacuum cups included.
Includes one 1/ 4" cup, on a 3/ 8" cup and two 1/ 8" cups.
Easily handles up to 3-ounce objects.
Totally self-contained vacuum.
No batteries to replace.
Can be included in all of your tool kits.
Good for handling surface mount components.
Vacuum cup rubber is ESD safe.


yang minat bisa email yulius.eka@gmail.com atau sms 081514775335

Kamis, 08 Maret 2012

cara lepas dan pasang IC bga

CARA LEPAS DAN PASANG IC BGA

Ada dua macam bentuk IC, yaitu IC, Laba-laba dan IC BGA. IC Labalaba memiliki kaki-kaki pada sisi sisi IC dan IC BGA memiliki kaki-kaki yang berbentuk bola-bola pada bagian bawah IC. Untuk IC Laba-laba dalam proses pencabutan dan pemasangannya tidaklah terlalu sulit, tetapi IC BGA yang memiliki kaki pada posisi bawah IC dibutuhkan tehnik dan cara tersendiri. Kali ini secara khusus kita akan membahas proses bongkar pasang dan cetak IC BGA Peralatan dan perlengkapan :
1. Cairan Siongka atau Flux Cairan siongka berfungsi untuk mendinginkan dan mempermudah pencairan timah dalam proses pembloweran dan penyoderan.
2. Cairan IPA ( Aseton/Tiner A Special ) Cairan IPA berfungsi sebagai pembersih PCB setelah proses penyolderan dan pembloweran.
3. Plat BGA Merupakan alat pencetak IC BGA
4. Tissue Digunakan untuk membersihkan ujung solder dari sisa sisa timah yang tidak terpakai.
5. Sikat dan kuas. Sebagai alat bantu pembersih.
6. Blower Merupakan alat yang sangat dibutuhkan oleh teknisi yang berfungsi untuk mengangkat/ memasang dan sebagai pemanas komponen pada PCB.
7. Timah Pasta/Cair Berfungsi sebagai timah untuk pencetak kaki-kaki IC BGA.
8. Pinzet Merupakan alat yang sangat dibutuhkan teknisi sebagai alat bantu dalam pengangkatan, pencetak dan pemasangan IC dan komponen lain.
9. Solder Merupakan alat wajib yang harus dimiliki oleh teknisi sebagai alat penyolder
10. Timah Gulung Merupakan bahan sebagai pelekat komponen atau IC dengan alat solder, ukuran timah yang digunakan 0 ,2 atau 0 ,3 mm.
11. Kaca pembesar Alat bantu yang digunakan sebagai analisa hasil pemasangan komponen dan IC juga sebagai analisa kerusakanHP karena retak atau lepasnya solderan.

Proses Pengangkatan IC BGA dari PCB :
1. Perhatikan posisi tanda titik dan nomor seri IC lalu berikan cairan Siongka pada IC yang akan dicabut pada sisi-sisi dan bagian tengah IC.
2 . Atur panas (3 sampai 6 ) dan tekanan udara (2 sampai 4) pada Blower setelah panas mencukupi arahkan ujung blower pada IC yang dicabut dengan gerakan memutar mengelilingi IC agar pemanasan merata (jangan sampai blower terfokus pada satu titik).
3 .Proses pembloweran memakan waktu kurang lebih 10 - 25 detik atau cairan flux mendidih dan kondisi timah mengkilat dan mencair.
4. Gunakan pinset untuk membantu proses pengangkatan IC tersebut dengan gerakan secara vertical, tujuannya supaya komponen yang ada didekat IC tidak berubah posisi dan timah tidak tercecer (proses pengangkatan/pemasangan IC BGA harus dilakukan dengan hati-hati mengingat bahwa kaki pin IC tersebut letaknya tidak terlihat dan imbasnya bisa pada komponen- komponen disekitar IC tersebut.
5. Setelah IC terangkat bersihkan papan PCB dengan cairan IPA dengan menggunakan sikat secara perlahan agar tidak merusak jalur dan komponen lainnya. Jika terdapat sisa-sisa timah pada pijakan IC bersihkan dan ratakan dengan solder.
6. Proses pengangkatan selesai.

Proses Pencetakan kaki IC BGA:
1. Bersihkan dan ratakan sisa timah yang menempel pada IC BGA dengan solder dengan posisi solder horizontal atau mendatar.
2. Pasang IC pada plat BGA sesuai dengan tipe IC-nya dengan perekat/solasi kertas agar IC tidak bergerak/bergeser.
3. Oleskan timah pasta/cair secukupnya secara merata dan padat pada lubang plat BGA agar hasil cetakan bagus.
4. Panasi dengan blower dengan pengaturan tekanan udara kecil agar timah cair/pasta tidak lepas. Setelah timah matang/mengkilat dan membentuk angkat blower dan tunggu sampai dingin/timah mengeras.
5. Lepas perekat/solasi lalu angkat IC menggunakan cutter dengan mencongkel pada sisi-sisinya.
6. Blower ulang IC agar kaki yang sudah tercetak lebih lengket dan rata.
7. Proses pencetakan IC selesai.

Proses pemasangan IC BGA:
1. Perhatikan perataan pada kaki IC BGA dan medium pada papan PCB, jika belum rata harus diratakan terlebih dahulu seperti proses di atas.
2. Perhatikan garis/tanda senter tata letak pemasangan pada papan PCB sebagai patokan dalam pemasangan IC BGA.
3. Untuk penguncian pakailah flux/pasta kental dan oleskan pada papan PCB dan kaki IC BGA secara merata.
4. Letakkan IC BGA dengan posisi yang pas (lihat posisi tanda titik/nomor seri IC) dan jepit dengan pinset agar IC BGA tidak bergeser dari posisinya dan lakukan pembloweran (jangan melakukan penekanan pada proses ini).
5. Setelah IC BGA menempel pada papan PCB ulangi pembloweran agar IC BGA benar-benar menempel pada papan PCB.
6. Bersihkan sisa-sisa flux dengan cairan IPA dengan sikat secara perlahan.
7. Proses pemasangan selesai.

Minggu, 15 Januari 2012

PERALATAN SERVIS LAPTOP DAN HP

Timah
Timah digunakan untuk merekatkan atau menghubungkan komponen – komponen baik pada PCB ataupun diluar PCB.Timah yang digunakan pada perbaikan ponsel biasanya memiliki diameter yang lebih kecil yaitu 0,5mm.

Timah cair
Timah cair digunakan untuk membuat bola – bola timah pada IC BGA yang biasa disebut cetak kaki IC.

Penjepit PCB ( Print Circuit Board )
Penjepit PCB digunakan untuk menjepit PCB ponsel agar tidak bergeser sewaktu proses perbaikan.

Siongka cair
Siongka cair digunakan untuk memanaskan, mengangkat dan memasang komponen pada PCB. Penggunaan songka cair ini akan mempercepat cairnya timah dan meredam panas sewaktu pemanasan komponen.

Sikat pembersih
Sikat pembersih digunakan untuk membersihkan kotoran atau karat yang menempel pada PCB ponsel. Biasanya menggunakan cairan IPA atau Thinner dalam proses pembersihan pada PCB ponsel.

Kaca pembesar + lampu
Kaca pembesar digunakan untuk memperbesar Obyek sehingga dapat terlihat lebih besar dan jelas sedangkan lampunya digunakan sebagai penerang.

Multitester
Multitester digunakan sebagai alat ukur yang dapat mengukur tahanan resistansi, tegangan dan kuat arus. Multitester biasa disebut juga dengan avo meter. Fungsi lain dari multitester yaitu dapat digunakan untuk mengetahui kondisi sebuah komponen telah rusak atau tidak, memeriksa jalur PCB terputus atau tidak, mengetahui kutub positif dan negatif pada komponen seperti pada elco dan diode,serta dapat digunakan untuk membaca kaki resistor dan komponen lain pada ponsel.
Multitester yang digunakan manual dan digital,u ntuk multitester digital biasanya digunakan untuk pengukuran yang micro dan mendetail.

Box pencuci
Box pencuci digunakan untuk mencuci PCB ponsel dari air atau karat pada bagian bawah komponen.

Cairan IPA dan Thinner
Cairan ini digunakan untuk mencuci dan membersihkan PCB ponsel dari kotoran dan karat.

Solder
Solder digunakan sebagai alat mematri kaki komponen pada PCB atau pada sasis.Untuk keperluan elektronika terutama pada ponsel sebaiknya digunakan solder listrik yang dayanya 20-30 watt atau paling besar 40 watt agar tidak terlalu panas sebab beberapa komponen aktif seperti diode dan transistor tidak tahan panas

Rework station/solder uap/hot air
Karena komponen ponsel yang sangat kecil, dibutuhkan Solder uap sebagai alat pengangkat, pemasang dan pemanas komponen yang ada pada ponsel guna memperbaiki unsolder (proses pemanasan komponen agar kaki-kainya melekat dengan kuat kembali ke PCB) pada komponen-komponen mini tersebut.

Osiloskop
Osiloskop digunakan sebagai alat ukur yang dapat memberikan gambar berbentuk gelombang yang terdapat pada bagian yang diukur, biasanya untuk menentukan putus jalur atau fungsi tidaknya suatu komponen,

Frekwensi counter
Frekwensi counter digunakan sebagai alat ukur atau hitung frekwensi yang ada pada komponen terutama pada system clock pada ponsel

Dengan memiliki peralatan dan perlengkapan perbaikan hardware ini, proses perbaikan ponsel dan belajar Kursus HP akan dapat berlangsung dengan baik dan sempurna. Untuk memperoleh perlengkapan dan peralatan perbaikan hardware ini dapat saya beli di toko elektronik atau sentra-sentra penjualan handphone dan sparepart. Bahkan ada beberapa toko yang menjual perlengkapan peralatan perbaikan hardware dalam satu paket pembelian dengan harga yang sangat murah jika saya membelinya satu-persatu.

Jumat, 16 Desember 2011

Tentang Oscilloscope

Oscilloscope adalah alat ukur yang mana dapat menunjukkan kepada anda 'bentuk' dari sinyal listrik dengan menunjukkan grafik dari tegangan terhadap waktu pada layarnya. Itu seperti layaknya voltmeter dengan fungsi kemampuan lebih, penampilan tegangan berubah terhadap waktu.Sebuah graticule setiap 1cm grid membuat anda dapat melakukan pengukuran dari tegangan dan waktu pada layar (sreen).

Sebuah grafik, biasa disebut trace /jejak, tergambar oleh pancaran electron menumbuk lapisan phosphor dari layar menimbulkan pancaran cahaya, biasanya berwarna hijau atau biru. Ini sama dengan pengambaran pada layar televisi.

Oscilloscope terdiri dari tabung vacuum dengan sebuah cathode (electrode negative ) pada satu sisi yang menghasilkan pancaran electron dan sebuah anode ( electrode positive ) untuk mempercepat gerakannya sehingga jatuh tertuju pada layar tabung. Susunan ini disebut dengan electron gun. Sebuah tabung juga mempunyai elektroda yang menyimpangkan pancaran elektron keatas/kebawah dan kekiri/kekanan.

Elektron-elektron disebut pancaran sinar katoda sebab mereka dibangkitkan oleh cathode dan ini menyebabkan oscilloscope disebut secara lengkap dengan cathode ray oscilloscope atau CRO.

Sebuah oscilloscope dual trace dapat menampilkan jejak rangkap/dua pada layarnya, untuk mempermudah pembandingan sinyal input dan output dari sebuah amplifier sebagai contohnya. Maka dibutuhkan biaya tambahan untuk kemampuan tersebut.

Penting diperhatikan

sebuah oscilloscope harus ditangani secara hati-hati untuk menjaga dari pecahnya (dan mahalnya) tabung vacuum.
Oscilloscopes menggunakan tegangan tinggi untuk membangkitkan pancaran electron dan masih ada selama beberapa waktu setelah sakelar dimatikan, untuk keamanan jangan mengoprek bagian dalamnya oscilloscope!, Nyetrum !

dalam kalangan teknisi, banyak yang tidak menguasai osciloscope ini, saya sedang meneliti dan memngembangkan metode pengecekan komponen rusak laptop menggunakan osciloscope karena osciloscope dapat mengecek sinyal keluaran dan suatu komponen yang kita periksa yang tentunya membuat osciloscope jauh berbeda dengan frequency counter


Setting up sebuah oscilloscope
Oscilloscopes adalah instruments kompleks dengan berbagai pengatur dan memerlukan penanganan pengaturan untuk keberhasilan pemakaiannya. sangat mudah kehilangan tampilan jejak/trace jika terdapat pengaturan yang salah!

Terdapat berbagai variasi susunan dan penandaan dari berbagai pengaturnya sehingga dibutuhkan mengikuti petunjuk untuk membiasakan dengan perangkat anda.

1.Switch on oscilloscope untuk pemanasan (berkisar satu menit atau dua menit).
2.Jangan menghubungkan masukan pada tingkat ini.
3.Set switch AC/GND/DC (dengan masukan Y ) ke DC.
4.Set SWP/X-Y switch ke SWP (sweep).
5.Set Trigger Level ke AUTO.
6.Set Trigger Source ke INT (internal, masukan y ).
7.Set Y AMPLIFIER ke 5V/cm (nilai moderat).
8.Set TIMEBASE ke 10ms/cm (kecepatan moderat).
9.Putar timebase VARIABLE control ke 1 atau CAL.
10.Atur geseran Y (atas/bawah) dan geser X (kiri/kanan) untuk memenuhi jejak pada tengah layar, seperti tergambar.
11.Atur INTENSITY (kecerahan) dan FOCUS untuk kecerahan, ketajaman trace/jejak.
12.oscilloscope sekarang siap digunakan!
Sambungkan ujung masukan yang akan dijelaskan pada sesi berikutnya.

PENYAMBUNGAN OSCILOSCOPE
Sebuah pemandu masukan Y oscilloscope selalu terdiri dari pemandu co-axial dan susunannya ditunjukkan oleh diagram. Bagian tengah kabel mengalirkan sinyal dan bagian selubung (pelindung) terhubung ketanah (0V) untuk melindungi sinyal dari gangguan listrik (biasa disebut dengan noise /derau).

Sebagian besar oscilloscopes mempunyai socket BNC untuk masukan y dan pemandu bagian ujung dengan susunan tekan putar, untuk melepas adalah putar dan tarik. Oscilloscopes yang digunakan disekolahan menggunakan sockets 4mm merah dan hitam 4mm nyatanya, tidak tercadar, ujung tancapan 4mm dapat digunakan jika diperlukan.

Dalam pemakaian profesional sebuah ujung rancangan khusus kit jarum penduga hasil terbaik saat sinyal frekuensi tinggi dan saat menguji rangkaian dengan resistansi tinggi, tetapi tidak diperlukan untuk pekerjaan pengukuran sederhana semisal untuk audio (sampai 20kHz).

Sebuah oscilloscope dihubungkan layaknya sebuah voltmeter tetapi perlu disadari bahwa screen/cadar (hitam) cadar ujung masukan terhubung pada pentanahan utama pada oscilloscope! Ini berarti harus terhubung pada 0V rangkaian yang diukur.


CARA MENDAPATKAN GAMBAR YANG JELAS DARI OSCILOSCOPE
Saat anda menghubungkan osciloscope pada rangkaian untuk diukur atur pengaturan untuk mendapatkan gambar yang mantap dan jelas:

Pengatur Y AMPLIFIER (VOLTS/CM) menentukan ketinggian penjejakan. pilih peletakan jejak berkisar setengah tinggi layar, namun jangan sampai hilang darinya (layar).
Pengatur TIMEBASE (TIME/CM) mengatur seberapa sering titik bergerak melintasi layar. pilih pengaturan agar satu sinyal penuh yang tampil dilayar.
Catatan, masukan DC menampilkan sebuah garis lurus, yang mana pengaturan jejak basis waktu tidak tidak kritis.
PengaturTRIGGER umumnya baik jika diletakkan ke posisi AUTO.

cara terbaik memulai pengukuran dengan osciloscope saat pertama kali adalah menggunakan sinyal sederhana seperti keluaran dari paket sinyal AC letakkan pada 4V.

Tentang Frequency Counter

Frequency Counter
Merupakan salah satu tool atau alat ukur untuk mengetahui frekuensi kerja hardware maupun circuit yg mampu mengeluarkan RF.
Dikalangan eksperimenter RF frekuensi counter banyak digunakan. Adapun range kerja kemampuan pengukuran frekuensi tergantung dari fiturnya. Berbagai macam merk dgn fitur mampu membaca/mengukur frekuensi kerja sampai giga hertz.
Dari segi hargapun juga bervariatif, tergantung merk maupun range kerja pembacaannya.

di kalangan teknisi laptop ini hanya digunakan untuk mengecek sinyal wifi saja

Penggunaannya cukup simpel, hanya mendekatkan/menginduksikan dgn hardware maka frekuensi counter akan segera membaca dan menampilkan di displaynya frekuensi yg diukur.
Bisa juga secara langsung/direct dgn memasukkan keluaran hardware ke frekuensi counter dgn batas disesuaikan fitur/kemampuan dari frekuensi counter tersebut.

Dari pengalaman hobbies oprek-oprek transmitter, ternyata frekuensi counter sangat membantu.
Kita membuat satu rangkaian pembangkit frekuensi atau osilator, apakah osilator tersebut sdh bekerja di frekuensi yg kita inginkan? Untuk mengetahuinya secara pasti maka dibutuhkan frekuensi counter.
Pengalaman lain, PLL FM dgn setting frekuensi di 107.70 Mhz. Dan diberi penguat/boster di-tune power maksimal. Dan dipantau ( jarak maksimal pancaran ) dgn receiver digital, ternyata frekuensinya meleset 107,75 Mhz. Dengan bantuan frekuensi counter, kita bisa "meluruskan" frekuensi kerja